Senin, 23 Mei 2016

Jurang Kapas

Manusia mungkin takut untuk jatuh ke jurang, tapi jika manusia tahu bahwa itu adalah jurang dengan hamparan kapas empuk di dasarnya apakah manusia masih takut untuk jatuh?

Duniawi ini tidak dibawa mati, bahkan sebenarnya manusia lebih menyukai hidup di dunia. Saudaraku, kehidupanmu masih panjang, masih ada akhirat yang menantimu walau engkau tidak menantinya. Setiap manusia pasti menemui ajalnya, entah kapan. Lalu, sudahkah manusia mempersiapkan perjalan panjang hidupnya? Seberapa banyak bekal yang mereka bawa?

Aku pun sama seperti yang lain, yang menyukai jatuh pada jurang kapas. Bahkan ketika aku sudah berada di atas jurang lagi, aku masih ingin jatuh lagi.

Penikmat, Bukan Pecandu

Penikmat, kata dasarnya adalah nikmat. Pecandu, kata dasarnya adalah candu. Mungkin ada yang merasa bahwa dua kata itu sama.

Aku menikmati setiap detik hidupku, sama seperti aku menikmati setiap musik yang ku suka, tapi aku menjadi pecandu musik yang memutar ulang tiap selesai musik itu diputar.

Yang baca kayaknya bingung, apalagi yang ngetik ini. Jadi, kapan aku diHALALin?